Jangan Tertipu! Inilah Perbedaan Saffron Asli dengan Palsu

Jangan Tertipu! Inilah Perbedaan Saffron Asli dengan Palsu

Banyaknya manfaat yang dimiliki saffron serta peminatnya membuat banyak pihak tertarik untuk mendapatkan saffron asli dan original. Ya, mengapa begitu? Ternyata, banyaknya minat terhadap saffron membuat beberapa pihak tidak bertanggung jawab memproduksi saffron palsu. “Wajar” kalau kemudian banyak yang memalsukan karena memang harga saffron asli sedemikian fantastisnya.

Tingginya harga saffron biasanya membuat banyak orang lebih tertarik untuk membeli ‘saffron’ yang jauh lebih murah tapi hati-hati rawan palsu. Lebih parahnya lagi ada saffron palsu yang dijual dengan harga mahal juga. Padahal, mereka tidak akan mendapatkan khasiat dari saffron palsu itu. Bahkan akan membayakan kesehatan karena campuran pewarna yang biasa dipakai oknum. Dan kita tidak pernah tahu bahan-bahan lain apa yang dipakai oknum untuk dicampurkan ke dalam saffron palsu.

Karena terkecoh dengan saffron palsu, bukannya kesehatan yang didapat tapi memperburuk kondisi tubuh. Terlebih lagi, tumbuhan saffron berkualitas tidak ditemukan di Indonesia, karena tanaman ini memang banyak tumbuh di daerah timur tengah.

Saffron asli sendiri biasanya digunakan sebagai rempah pada suatu masakan. Sebagai tambahan informasi mengenai harga saffron, untuk satu pon tanaman ini harganya bisa mencapai kisaran Rp70.000.000,-. Sangat fantastis, bukan? Bunga yang memiliki warna ungu cantik ini biasanya sering digunakan sebagai bumbu pada nasi biryani dari India dan paella dari Spanyol. Di beberapa Negara Eropa dan Mesir, saffron digunakan sebagai bahan dasar obat-obatan, bahkan menjadi parfum kualitas tinggi.

rempah bunga saffron untuk penyedap makanan

 

Bagi Anda yang tertarik untuk mendapatkan saffron original berkualitas, agar bisa merasakan segudang khasiatnya. Anda bisa baca di artikel manfaat saffron untuk lebih jelas apa saja khasiat saffron. Maka ada baiknya jika Anda mengenal betul karakteristik, perwujudan dan ciri-ciri dari saffron itu sendiri, agar tidak terjebak dengan saffron palsu. Berikut adalah beberapa poin yang dapat Anda pahami mengenai perbandingan za’faron yang asli dan juga palsu, serta beberapa tips agar tidak tertipu dengan jafaron palsu. Pastikan baca sampai selesai!

Ciri-Ciri Saffron Asli VS Saffron Palsu

Saffron pada dasarnya merupakan tumbuhan atau bunga yang biasanya digunakan sebagai rempah yang diolah dari saffron crocus. Ia memiliki tiga helai putik pada setiap pucuk bunganya yang berwarna kemerahan. Apakah Anda tahu apa penyebab fantastisnya harga saffron itu sendiri? Ternyata, di daerah timur tengah, tumbuhan yang satu ini ditanam dengan cara manual.

Budidaya bunga saffron sangat memerlukan ketelatenan, kecermatan dan kesabaran yang tinggi. Terlebih lagi saat tiba panen, tiap kuntum bunga harus dipetik dengan berjongkok, dikumpulkan secara sabar serta dipisahkan putik saffron dari bunganya secara cermat. Kalau bukan karena manfaatnya yang luar biasa, sepertinya enggan rasanya menghabiskan waktu dan tenaga untuk merawat setiap bunga saffron.

Saat dipanen, petani akan mengambil tiga helai putik saffron yang berwarna kemerahan dari setiap bunga. Setelah selesai dipanen akan dikeringkan. Harga saffron asli bisa mencapai Rp225.000,- sampai Rp480.000,- untuk setiap gram-nya. Harga tersebut untuk standar saffron kesehatan, adapun di bawahnya biasanya saffron buat rempah-rempah yang tidak mempertimbangkan kualitas tinggi.

inilah perbedaan saffron asli dengan palsu

 

Mahalnya harga saffron membuat beberapa pihak tidak bertanggung jawab memalsukannya dengan tumbuhan safflower. Safflower dan juga saffron tentu merupakan dua tumbuhan yang sangat berbeda. Saffron biasanya memiliki rasa yang sedikit agak pahit dengan keharumannya tersendiri. Biasanya, tumbuhan ini diincar oleh turis asing yang ingin membawanya sebagai buah tangan.

Meskipun bunga safflower yang sering dijadikan sebagai saffron palsu tidak memiliki kandungan yang berbahaya, tetap saja ia bukanlah bunga saffron asli yang menjadi rempah dan herbal terbaik di dunia dengan berbagai khasiat yang dikandungnya. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda mengenali keaslian dari saffron itu sendiri agar tidak tertipu. Lebih lengkap cirinya bisa ke wikipedia.

Tips agar Tidak Tertipu Saffron Palsu

Mahalnya harga saffron dan khasiatnya yang begitu melimpah mungkin akan membuat Anda tertarik mendapatkannya, serta mengenali bunga ini secara lebih mandalam. Pasalnya, Anda hanya akan mendapatkan kerugian secara materi, karena telah menghabiskan sejumlah uang dengan harga tertentu hanya untuk saffron palsu.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan agar tidak tertipu saffron palsu ialah dengan mencari informasi secara detail tentang karakteristik dan wujud saffron original itu sendiri. Ia didapatkan dari bunga saffron. Menurut sebuah sumber, tumbuhan ini dibudidayakan pertama kali di Yunani.

teh bunga saffron

 

Jangan lupa untuk selalu memperhatikan warna saffron asli itu sendiri. Apabila Anda rendam di dalam air, rempah yang satu ini memiliki warna kuning cerah dengan aromanya sendir. Tapi saffron palsu pasti akan luntur karena ia telah dicampur oleh pewarna lain.

Saffron original juga memiliki aromanya dan rasa khas-nya sendiri. Ia memiliki rasa sedikit pahit dan juga legit menyengat. Maka dari itu, penggunaannya sebagai bumbu rempah pada masakan jangan sampai terlalu banyak karena akan memberikan rasa pahit pada makanan.

Cara Membedakan Saffron Asli dan Palsu

Anda bisa mencoba cara ini untuk membedakan mana saffron asli dan yang palsu. Cukup ambil 4 atau 5 putik saffron dan rendam dalam air hangat. Saffron asli akan mengeluarkan warna kuning murni dan tetap warnanya selama 10 hingga 15 menit. Setelah 30 menit warnanya berubah menjadi orange muda. Sedangkan saffron palsu akan dengan cepat menjadi orange tua, karena ada pewarna di dalamnya, dan lama-kelamaan akan menjadi lebih gelap lagi.

Jadi kesimpulannya, perbedaan saffron asli dan palsu:

  1. Saffron palsu kalau dirasakan di mulut rasanya manis
  2. Aroma saffron sulit dijelaskan, karena aromanya sangat unik
  3. Jika dicelupkan atau direndam ke dalam air langsung berubah warna kuning dengan cepat, maka itu saffron palsu. Saffron asli akan berubah perlahan-lahan selama 10-30 menit (Anda bisa coba praktekkan cara yang sudah dijelaskan di atas)
  4. Ambil saffron yang sudah direndam ke dalam air tadi, sogok-sogok secara perlahan, saffron asli tidak akan hancur.
  5. Lebih aman, belilah saffron kering berbentuk putik, jangan yang sudah menjadi bubuk.

Adanya perbedaan antara sesuatu yang asli dengan yang palsu pasti membuat kita harus pintar mengenali karakteristik yang asli. Begitu juga dengan bunga saffron, adanya produksi saffron palsu secara tidak langsung juga mengharuskan Anda, untuk mengetahui karakteristik dan ciri-ciri dari saffron asli atau original itu sendiri.

putik dari bunga saffron, saffron asli dan palsu

Lalu Bagaimana Sebaiknya Kita Beli Saffron?

Sebagaimana kaidah umum pemalsuan, yang paling berwibawa dan populerlah sasaran utama pemalsuan. Karena itu lebih aman hindari saffron Iran, kecuali dari sumber terpercaya.

***

Demikian penjelasannya, kalau ada yang kurang atau tulisan yang salah bisa tulis di komentar yaa. Semoga bisa dipahami.

Dimana Beli Saffron Asli?

Kalau mau konsultasi seputar saffron ataupun cari Jual Saffron asli Kashmir dan Super Negin asli bersertifikat bisa chat ke nomor 085 775 467 224 atau klik di sini untuk langsung whatsapp. Rumah Saffron menyediakan 100% saffron asli dan berkualitas tinggi.

Selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk kesehatan teman-teman dengan selalu menjaga tanggung jawab dan amanah.

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib ditandai *