Cara Menyimpan Saffron Agar Kualitas dan Rasanya Tetap Terjaga

Cara menyimpan saffron. Banyak sekali orang yang memanfaatkan saffron untuk berbagai keperluan. Salah satu dan mungkin yang paling orang butuhkan adalah saffron untuk kesehatan atau saffron untuk kecantikan. Kemudian saffron untuk bumbu masakan. Saffron berasal dari stigma atau putik bunga crocus sativus yang dikeringkan. Dibutuhkan kurang lebih 250.000 putik untuk mendapatkan setengah kilonya.

Saffron tidak seperti herbal atau rempah-rempah lain yang tersedia di pasaran dengan harga murah. Harga saffron tinggi, tapi hanya dengan sedikit putik saffron, 3-5 helai saja sudah cukup untuk memberikan khasiat yang luar biasa.

cara konsumsi saffron, waktu terbaik minum saffron, rumah saffron
Cara Konsumsi Saffron

Saffron Terbaik, Saffron Berkualitas Tinggi

Saffron terbaik adalah yang berkualitas tinggi. Sudah pasti untuk membeli saffron, kualitas adalah hal yang paling penting untuk dipertimbangkan. Karena ini yang akan menentukan apakah kamu dapat merasakan manfaatnya atau tidak. Saffron berkualitas tinggi akan memberikan dampak khasiatnya dengan cepat, dengan kata lain kamu tidak perlu menghabiskan bergram-gram saffron untuk merasakan hasilnya. Beda dengan saffron kualitas rendah, kamu perlu beli dan mencoba berkali-kali untuk mendapatkan khasiatnya. Selain boros waktu, juga boros uang tentunya.

Dan akhir-akhir ini kebanyakan orang ingin merasakan khasiat saffron tapi kurang mempertimbangkan kualitasnya. Banyak orang terkecoh dengan harga murah tapi kualitasnya ternyata rendah. Dan akhirnya tidak mendapatkan efek positif dari saffron tersebut. Tapi kamu sudah tahu manfaat saffron kan? kalau belum bisa dibaca di artikel manfaat saffron.

saffron kualitas terbaik, rumah saffron, cara konsumsi saffron, cara menyimpan saffron
Saffron Kualitas Terbaik

Tips Cara Menyimpan Saffron yang Baik dan Benar

Banyak orang menggunakan saffron karena kandungan khasiatnya yang luar biasa, dan tidak masalah dengan harga mahal asal manfaat dapat dirasakan. Untungnya, hanya dengan sejumlah kecil saffron sudah dapat merasakan efek positif tersebut. Jadi selanjutnya apa yang akan kamu lakukan dengan sisa saffron setelah kamu gunakan untuk pertama kali? Dan bagaimana cara menyimpan saffron dengan baik sehingga dapat bertahan selama beberapa tahun atau lebih?

Kualitas saffron perlu sekali untuk dijaga dengan baik dan benar. Karena sensitivitas saffron yang tinggi jika terkena sinar matahari. Ketika saffron terpapar cahaya matahari, ia dapat kehilangan warna dan aroma alaminya. Maka perlunya untuk memahami cara menyimpan saffron yang baik dan benar.

Begini cara menyimpan saffron yang benar:

  1. Memasukkannya ke dalam wadah atau tempat yang bersih dan kedap udara
  2. Simpan di tempat yang sejuk dan kering, hindari terpapar matahari langsung
  3. Simpan di suhu yang seimbang antara 15-20 derajat celcius
  4. Menjaga kelembaban sekitar 40%
  5. Lebih baik menggunakan wadah yang kecil
  6. Untuk perlindungan tambahan bisa menggunakan alumunium foil
  7. Hindari simpan di lemari es atau kulkas

Ketika saffron terkena kelembaban, apalagi tingkat kelembaban yang tinggi, saffron akan mulai kehilangan sifatnya dalam waktu singkat. Hal yang sama juga berlaku untuk saffron yang dibiarkan terpapar oksigen. Ini adalah salah satu alasan mengapa harus menggunakan wadah kecil dimana udara tidak dapat bersikulasi dengan bebas.

Setelah disimpan ke dalam wadah khusus, kamu harus menyimpannya di tempat yang sejuk dan kering jauh dari sinar matahari. Bisa disimpan di dalam lemari yang tidak terkena langsung sinar matahari atau laci yang terbuat dari kayu, karena yang terbuat dari logam akan dapat dengan mudah menyerap panas.

Pada umumnya saffron dapat bertahan selama lebih dari dua tahun jika disimpan dengan cara yang benar. Namun, alangkah baiknya dihabiskan sebelum dua tahun, karena setelah periode waktu ini akan mulai kehilangan efeknya.

Para ahli merekomendasikan suhu yang seimbang antara 15-20 derajat celcius. Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa kelembaban memiliki peran penting dalam menjaga kualitas saffron. Sangat disarankan untuk menjaga kelembaban sekitar 40%.

Lebih baik menggunakan wadah yang kecil, karena setiap kali wadah dibuka, sejumlah kecil uap air bisa masuk ke dalam wadah.

Seperti yang kamu ketahui, ternyata menyimpan saffron tidak terlalu sulit. Yang dibutuhkan hanyalah wadah kedap udara yang bersih dan tempat yang tepat untuk menyimpannya.

Baca Juga: Cara Konsumsi Saffron yang Benar, Waktu dan Aturannya

cara menyimpan saffron, rumah saffron, cara konsumsi saffron
Cara Menyimpan Saffron

Apakah Saffron Boleh Disimpan di Kulkas atau Lemari Es?

Ada banyak orang yang bertanya-tanya, “Apakah boleh menyimpan saffron di lemari es?” Menyimpan saffron di lemari es sebaiknya dihindari, terutama jika kamu sering menggunakan saffron. Karena pada saat memindahkan saffron masuk dan keluar dari kulkas sepanjang waktu, akan menciptakan kondensasi. Dan akibatnya akan meningkatkan tingkat kelembaban pada saffron yang dampaknya akan merusak sifat-sifat saffron.

Cara Memilih Saffron yang Berkualitas

Pentingnya memahami bagaimana cara memilih saffron yang berkualitas. Karena kualitas saffron yang akan menentukan apakah kamau akan merasakan khasiatnya atau tidak. Ada beberapa faktor yang menentukan kualitas saffron diantaranya adalah aroma dan warnanya.

Bagaimana kalau beli online? Ini yang sekarang menjadi kekhawatiran banyak orang. Karena akhir-akhir ini banyak sekali penjual saffron abal-abal atau saffron curah. Saffron-saffron ini iya asli, tapi tidak memiliki kualitas. Tidak akan memberikan kemanfaatan.

Info ini kami dapat dari orang Iran asli yang berjualan saffron di sana. Kemudian diperkuat oleh cerita dari pelanggan-pelanggan Rumah Saffron yang mengeluhkan kualitas saffron yang pernah dibelinya. Saffron curah banyak dijual dengan harga yang sangat murah. Harganya tidak wajar untuk barang import.

Saffron curah adalah saffron yang sudah lama tersimpan di dalam gudang karena tidak kunjung laku dan masa simpannya sudah hampir habis. Sudah tidak fresh. Kualitasnya sudah menurun jauh bahkan hilang. Negara Iran yang paling banyak memiliki saffron jenis ini. Penjual-penjual saffron di Indonesia adalah sasaran empuk bagi mereka.

Kamu yang ingin mengkonsumsi saffron untuk kesehatan harus mencari lebih cermat lagi. Cari penjual yang benar-benar terpercaya. Bisa dimintai konsultasi. Menjawab semua pertanyaan kamu dengan jelas dan detail. Paham tentang saffron lebih detail. Alamatnya pun jelas.

Karena salah satu ciri-ciri penjual yang tidak mementingkan kualitas saffron. Dia tidak mau menjawab pertanyaan-pertanyaan calon konsumen dengan jelas. Yang penting cuan. Pertanyaan di jawab seadanya saja, yang penting laku. Hati-hati ya.

Kesimpulan

Sebelum memastikan bagaimana cara menyimpan saffron yang baik dan benar. Pastikan dulu kamu mengkonsumsi saffron yang berkualitas. Karena semua akan percuma jika saffron yang kamu dapatkan adalah saffron tidak berkualitas. Selamat mencoba.

Pertimbangkan kualitas saffron ketika memutuskan untuk membelinya, karena asli saja belum cukup untuk mendapatkan khasiatnya.

Dapatkan saffron 100% asli dan berkualitas tinggi di Rumah Saffron. Memang benar-benar berkualitas dan asli. Order atau konsultasikan ke nomor 0857-7546-7224, klik disini untuk langsung terhubung whatsapp.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Kolom yang wajib ditandai *